Chapter 23

994 Kata

24 "Ya Allah Ibuuuuu!" Fira memeluk Elliya saat mereka duduk berdua di ruang tamu, sama-sama menggunakan piyama untuk tidur. "Aduuuh pake acara meluk segala." Fira melepaskan pelukannya sambil bertepuk tangan bahagia. "Ngapain kamu tepuk tangan? Gak ada yang ulang tahun." Fira terkekeh dan mendekatkan duduknya ke arah Elliya yang tersenyum tapi masih terlihat ragu wajahnya. "Ibu kok tega amat sih bikin Bapak pusing kayak gitu, udah gitu sekarang Ibu pura-pura bingung lagi." "Aku bukan pura-pura bingung Firaaaa, tau nggak kamu, Genta ngajak aku nikah bulan depan, apanya aku kaget banget, aku pikir kan paling sekitar empat lima bulan lagi lah." Fira semakin keras tertawa, ia memeluk Elliya dengan erat hingga Elliya mendorong tubuh Fira perlahan. "Dih pake acara pelukan lagi kayak Ge

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN