Denisha masih terdiam. Dia tak berani menolak secara langsung permintaan pria itu. Apalagi pria itu masih bisa dibilang atasannya di sana. "Kamu gak perlu membuat itu menjadi beban, De. Apapun jawabanmu pasti akan aku terima," ucap pria itu sembari tersenyum. Denisha menundukkan kepalanya. Gadis itu tak berani menatap pria yang kini tengah menunggu jawaban darinya. Beberapa detik mereka lewatkan begitu saja. Debur ombak mendominasi saat itu, di mana Denisha akhirnya memilih menolak permintaan pria itu. "Maaf, Pak. Untuk saat ini, saya tak bisa menerima hati dari pria mana pun. Saya tak ingin merasakan kecewa dan sakit hati untuk yang kesekian kalinya," ucap Denisha dengan pandangan lurus ke depan. Menatap luasnya lautan yang terbentang di hadapannya. Pria itu tersenyum tulus. Dia menc

