Part 17

1989 Kata

Cinta itu seperti angin, apa saja yang tertiup olehnya akan bergerak, layaknya air yang merupakan sumber kehidupan, dan bagaikan bumi yang dapat menumbuhkan apa saja. **** Ketika sama-sama sedang berbaring, Adela melirik sekilas ke arah Rayhan. Pria itu belum sama sekali menutup mata, entah apa yang sedang dalam pikirannya. Adela dengan posisi yang sama--menghadap langit-langit kamar, mengubah posisinya menghadap Rayhan. Adela menatap beberapa saat rupa pria itu, dia akui Rayhan memangnya pria tampan yang memiliki sejuta karisma. Adela saja sudah mulai luluh dan kadang merasakan rasa yang amat sulit dia jelaskan ketika mendapat perlakuan manis Rayhan. Adela hanya takut ketika dia sudah pasti dengan perasaannya, Rayhan salah satu di antara mereka yang mengecewakan. Bagaimana dia bisa meng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN