Part 26

1060 Kata
Serin setelah meninggalkan suaminya, keadaannya tidak baik-baik saja. Dia setiap saat selalu memikirkan Adrian. Pria yang sangat dia cintai. Serin merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur sambil menatap langit-langit kamar. Hatinya benar-benar gunda karena merindukan sang suami. Dia akan berusaha tegar demi anak yang dia kandung saat ini. Dia tidak ingin sampai anak yang dia kandung dalam bahaya. Karena ulah musuh-musuh yang sangat membencinya. Mulai dari keluarga Albert sampai mantan tunangan Adrian suaminya. Untuk masalah Miranda, Serin sudah menyuruh anak buahnya untuk menyelidiki tentang latar belakang Miranda dan putranya. Dia tidak ingin karena kesalahpahaman rumah tangganya hancur. Karena entah kenapa, Dia sangat percaya dengan kemurnian cinta suaminya. “Maafkan aku, Mas. Karena aku pergi tanpa pamit disaat acara resepsi pernikahan kita. Sebenarnya saat itu seharusnya kita benar-benar bahagia. Tetapi kejadian yang tidak terduga terjadi. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk meninggalkanmu,” ucap Serin. Serin mencoba untuk memejamkan matanya. Dia harus benar-benar istirahat demi anak yang dia kandung saat ini. Buah cintanya dengan sang suami yang sangat dia cintai dengan sepenuh hati. Dan tidak berselang lama, Serin pun tertidur pulas. ??? Cinta memang butuh berkorban. Seperti yang dilakukan Adrian saat ini. Mengetahui keberadaan istrinya, namun dia tidak bisa menggapainya. Dia takut kalau istrinya akan menjauh darinya. Karena kesalahpahaman yang terjadi. Semua karena Miranda yang berbicara kebohongan pada istrinya. Sampai akhirnya Serin memutuskan untuk meninggalkannya. Meskipun dia percaya dengan cinta yang tulus dari istrinya. Dia percaya kalau istrinya tidak akan segampang itu mempercayai apa yang dia dengar. Adrian akan menunggu saat itu tiba. Saat dimana istrinya kembali padanya. Dengan cinta yang tidak pernah berkurang dalam hatinya. “Apa yang akan kau lakukan setelah ini?” tanya Stevant pada Adrian yang duduk sendiri di balkon rumahnya. “Entahlah, aku juga bingung dengan diriku saat ini. Setelah Serin pergi, aku seperti tidak ada semangat hidup lagi,” ucap Adrian. Stevant menatap sahabatnya itu dengan tatapan iba. Baru saja dia merasakan kebahagiaan dengan mendapatkan wanita yang dia cintai. Sekarang dengan drama mantan tunangannya yang pura-pura mempunyai anak dia harus berpisah dengan istri yang sangat dia cintai. “Jangan seperti ini. Ingatlah dengan anak yang sedang dikandung istrimu saat ini. Kalau kau seperti ini. Termasuk kau merelakan Serin pergi dari hidupmu selamanya. Andai kau tahu kalau ada seorang pria yang sampai sekarang mencintai istrimu. Yang rela memberikan hidupnya untuk kebahagiaan istrimu. Mungkin kau akan menyesal dengan apa yang kau katakan barusan,” ucap Stevant. Adrian yang mendengarnya, dia semakin bingung dan tidak paham akan perkataan sahabatnya yang satu itu. “Maksudmu apa, Stev? Aku tidak paham,” ucap Adrian pada Stevant. Stevant geleng-geleng kepala. Kadang sahabatnya itu kalau sudah berurusan dengan cinta ta, Dia sedikit loading lambat seperti sekarang ini. Karena Adrian yang tidak paham-paham juga dengan perkataan Stevant. Akhirnya dia menceritakan tentang seorang pria yang menjadi sahabat Serin selama ini. “Dulu saat istrimu berada di Swiss, dia dekat dengan seorang pria layaknya seorang saudara. Serin yang mempunyai hati bagaikan malaikat, dia bisa meluluhkan pria arogan dan keras kepala seperti Edward Grafinci. Karena ketulusan Serin, Serin satu-satunya wanita yang bisa menyentuh hati seorang Edward. Sejak pertama dia bertemu dengan Serin dan mengenal Serin, dia sudah jatuh cinta dengan Serin. Karena perasaannya sudah terlalu besar pada Serin, membuat Edward takut kehilangan Serin. Dia tidak ingin rasa cintanya menjadi alasan untuk dia tidak berteman lagi dengan Serin. Dia lebih memilih menjadi sahabat untuk Serin. Sahabat yang sangat mencintai sahabatnya sendiri. Dia rela mengorbankan segalanya demi Serin. Karena rasa cinta itu, Edward memutuskan untuk tidak menikah sampai saat ini. Dia berjanji pada dirinya sendiri. Kalau dia akan selalu ada untuk Serin. Dan saat ini, dia pasti tahu akan masalah yang sedang dihadapi Serin,” ucap Stevant. “Bagaimana kamu tahu?” tanya Adrian ingin tahu. Stevant yang mendengarnya tidak bisa menahan tawanya. “Kau ini lupa aku siapa?” ucap Stevant. “Maksudmu?” tanya Adrian. “Maksudku, aku adalah suami dari kakaknya Serin. Jadi aku tahu banyak tentang istrimu. Karena istriku seringkali cerita. Tentang apa yang sudah dialami oleh Serin selama ini. Mulai dari kisah percintaannya, sampai bagaimana dia merangkak dalam usahanya selama ini. Sampai akhirnya sekarang dia mempunyai segalanya. Harta yang dihasilkan dengan jerih payahnya sendiri,” ucap Stevant. Adrian langsung terdiam dengan perkataan yang dikatakan sahabatnya kali ini. Adrian semakin ingin tahu dengan sosok dari Edward Grafinci. Satu-satunya pria spesial untuk istrinya. Adrian membuka ponsel canggih miliknya. Dan mencoba mencari tahu tentang Edward Grafinci. Adrian sedikit kaget saat membaca profil tentang Edward Grafinci. “Edward Grafinci, seorang pengusaha muda bertangan dingin. Pemilik King Grafinci company. Satu-satunya pengusaha yang menggeluti dalam bidang pengolahan rempah-rempah dan bidang pertambangan. Karena kekayaan yang dimiliki yang berjumlah sangat fantastis, membuat Edward Grafinci masuk dalam jajaran orang terkaya dunia di majalah Forbes. Edward Grafinci masih berstatus single. Dan kisah percintaannya tidak pernah tercium dengan media.” Adrian tidak menyangka kalau yang mencintai istrinya bukan orang biasa. Adrian semakin takut kalau istrinya benar-benar meninggalkannya. Dan memilih hidup bersama Edward. Pria yang sangat mencintai istrinya. Adrian bertekad untuk menjaga istrinya dari jauh. Dia tidak ingin sampai istrinya berpindah ke lain hati. Karena Serin cuma ditakdirkan untuk Adrian. Bukan pria lain. “Sepertinya kau sudah berubah pikiran,” ucap Stevant. Adrian menganggukkan kepalanya dengan mantap. Dia sudah mengambil keputusan besar dalam hidupnya. Kalau dia akan menjaga istri dan calon anaknya dengan sepenuh jiwa. Dia tidak ingin kelengahannya membuat pria lain bisa mendekati istrinya dengan mudah. “Aku akan pindah ke Prancis. Mengelolah perusahaanku yang ada disana. Supaya aku juga bisa dekat dengan istriku,” ucap Adrian. Stevant tersenyum kearah Adrian. “Itu baru seorang Adrian. Yang tidak akan dengan mudah merelakan apa yang sudah menjadi miliknya,” ucap Stevant. Adrian menatap bintang-bintang yang terlihat sangat indah dengan temaram bulan. Hatinya sedikit lega setelah mengobrol dengan salah satu sahabatnya itu. Mendapat pencerahan tentang keputusan yang dia ambil. Mencoba menjaga apa yang sudah dimiliki dengan sepenuh hati. Mempertahankan cinta yang tulus untuk istri yang sangat dia cintai. Rela mengorbankan segalanya demi bisa dekat dengan istri tercinta. Meskipun cuma bisa melihatnya dari jauh. Adrian cuma bisa berharap yang terbaik untuk rumah tangganya. “Istirahatlah. Besok kita lihat perkembangan tentang kabar dari istrimu,” ucap Stevant. Stevant beranjak dari duduknya dan menuju ke dalam rumah. Adrian pun juga beranjak dari duduknya dan berjalan menuju ke ruang kerjanya. Dia untuk saat ini tidak ingin masuk ke dalam kamarnya. Kamar yang terlalu banyak kenangan bersama istrinya. ??? Aku akan menunggu saat itu tiba Saat dimana cinta kita bersatu Bersatu karena takdir Tuhan Dan cinta suci kita berdua ???
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN