Hotel dan Resort Animukti, Pulau Dewata, Bali
Suasana resort disulap dengan begitu cantik dengan temaram lampu warna-warni yang semakin mempercantik tempat diadakannya resepsi pernikahan Serin dan sekaligus pembukaan hotel dan resortnya. Kemampuan para panitia yang dipilih Serin benar-benar sangat mengagumkan. Perpaduan classic dan modern terlihat sangat elegant. Tidak kaget hotel dan resort Serin digadang-gadang menjadi hotel dan resort terbaik di Bali untuk tahun ini. Fasilitas hotel yang lengkap dan koki-koki pilihan yang akan memanjakan para pengunjung yang akan menginap. View hotel dan resort yang menyatu dengan keindahan pantai pandawa. Sungguh benar-benar memanjakan mata.
Keluarga wijaya dan keluarga Aditama berdecak kagum dengan hotel dan resort milik Serin.
“Entah dapat dari mana konsep seperti ini,” gumam Arya berdecak kagum. Interiornya sangat indah.
“Serin setiap melakukan pekerjaan selalu dengan sungguh-sungguh dan dia salah satu pengusaha yang sangat teliti dari hal terkecilpun Serin tahu.” Aditama semakin bangga dengan menantunya. Sepak terjangnya tidak bisa diragukan lagi.
“Saya juga tidak menyangka kalo putri saya bisa sampai sejauh ini perkembangannya Tuan. Aditama. Tanpa campur tangan siapapun dia bisa sesukses ini. Saya sebagai orang tua sangat malu akan keberhasilan putri saya, karena saya tidak ada disampingnya di saat-saat tersulit dalam hidupnya.” Antonio membayangkan bagaimana hancurnya putrinya saat dia harus sendiri menghadapi keterpurukannya dulu. Sampai dia harus bekerja keras sampai sesukses ini.
“Apa Serin sudah siap?” tanya Ibu Ratu pada Antonio.
“Bentar lagi dia akan turun.”
Antonio sedikit kaget saat keluarga Albert datang di acara pembukaan hotel dan resort putrinya.
“Apa Serin mengundang keluarga Albert?” tanya Antonio pada Aditama.
“Sepertinya iya, setahuku cuma orang-orang pilihan saja yang diundang sama Serin,” tutur Aditama pada Antonio.
“Oh Tuhan, kejutan apa lagi ini, mantan kekasih Adrian juga datang, Pap” bisik Ibu Ratu di telinga Aditama. Aditama ikutan terkejut saat Ibu Ratu memberi tahu kalo Miranda juga datang sebagai tamu undangan.
“Semoga tidak akan terjadi masalah, Pap,” ucap Ibu Ratu penuh harap. Tiba-tiba Ibu Ratu kepikiran Serin, seperti ada yang direncanakan oleh menantunya. Entah rencana apa itu, sungguh membingungkan. Dia cuma bisa berharap semoga tidak merusak acara resepsi putra dan menantunya dengan kedatangan keluarga Albert dan Miranda. Jika teringat tentang Miranda ingin rasanya Ibu Ratu menghampiri wanita itu, dan mengusirnya jauh-jauh dari sini. Mengingat bagaimana frustasinya Adrian saat ditinggal oleh Miranda. Sampai dia harus menutup hatinya dari cinta yang baru. Sampai akhirnya dia bertemu Serin yang bisa membuka pintu hati Adrian. Memberikan cinta yang tulus untuk Adrian.
****
“Sayang sudah siap, tamu-tamu sudah pada datang,” ucap Celia pada Serin yang masih di makeup Naomi. Gaun pemberian Naomi begitu indah berwarna navy dengan serpihan batu swarovski di area d**a semakin menambah kecantikan gaun itu.
“Ini sudah mau selesai, Mam.” Serin memakai gaunnya dibantu oleh Naomi. Penampilan Serin terlihat sangat sempurna. Riasan tipis dengan lipstik berwarna peach, gaun menjuntai indah sampai mata kaki, rambut ditata ke atas memperlihatkan leher jenjang Serin. Untuk menambah kesempurnaan penampilan Serin, Arabelle memakaikan kalung berlian bercorak burung merak di lehernya.
“Perfect....” Arabelle menatap adiknya dengan penuh sayang. Setelah memakaikan kalung pemberiannya, tanpa sepengetahuan Serin, Arabelle memasang alat pelacak di kalung pemberiannya. Dan bukan tanpa alasan Arabelle memberi Serin kalung dengan lambang merak. Karena lambang merak sendiri lambang dari diri Arabelle. Cuma orang-orang tertentu saja yang mengetahui lambang itu.
“Sudah saatnya kita turun,” ucap Celia pada Serin. Celia menggandeng tangan putrinya. Mereka semua berjalan berdampingan.
Semua tamu sudah datang dan acara pembukaan hotel dan resort Serin pun sudah mulai. Terdengar suara pembawa acara memanggil sang pemilik Blink. Corporation. Adrian yang dari tadi bersama dengan sahabat-sahabatnya tiba-tiba terdiam mematung saat istrinya keluar dengan didampingi ibu mertuanya. Tatapan Adrian tidak lepas dari Serin. Istrinya begitu cantik dengan gaun berwarna navy. Terlihat sangat sempurna. Semua tamu mengagumi kecantikan yang dimiliki Serin. Tiba-tiba terdengar suara pembawa acara memanggil sang pemilik Blink. Corporation.
“Terima kasih untuk hadirin semuanya sudah berkenan menghadiri acara pembukaan hotel dan resort Antartika yang tidak lain adalah salah satu dari beberapa Hotel dan Resort milik Perusahaan Blink.Corporation dan untuk kesempatan kali ini pembukaan akan di buka sendiri oleh Direktur utama Blink.Corporation sendiri. Mungkin kalian pasti penasaran bagaimana wajah pemilik perusahaan kami. Karena beliau sendiri belum pernah menampakkan wajah beliau di public. Pada kesempatan kali ini mari kita sama-sama mengenal pemilik Blink.Corporation. Kepada Ibu Carla, dengan hormat dimohon untuk naik ke podium,” ucap sang pembawa acara yang tak lain adalah sekertaris pribadi Serin yang bernama Maria.
Serin berjalan dengan anggun menuju podium. Semua mata tak lepas menatap Serin dengan tatapan kagum. Saat-saat yang dinantikan semua tamu untuk melihat sang pemilik Blink.Corporation. Serin naik ke podium dan menatap keseluruhan tamu undangan yang hadir. Serin menyunggingkan senyumnya sebelum dia memberikan kata sambutan. Ada tiga pasang mata yang terlihat kaget saat Serin sedang menyampaikan sambutan sebagai pemilik Blink.Corporation.
“Malam semuanya. Terima kasih tidak luput saya ucapkan untuk kalian semua yang berkenan hadir di acara pembukaan hotel dan resort saya yang ada di Bali ini. Perkenalkan saya Serin Amanda Carla Wijaya. Satu- satunya pemilk perusahaan Blink.Corporation dan anak bungsu dari Antonio Wijaya. Dan maaf sebelumnya jika saya tidak pernah memperlihatkan wajah saya ke publik selama ini. Saya mempunyai alasan tersendiri selama lima tahun ini menutupi jati diri saya di publik. Salah satu alasan terbesar saya adalah ingin fokus pengembangan restoran dan cafe saya yang berada di Swiss. Dan dengan kerja keras orang-orang hebat yang ada di samping saya, akhirnya Blink.Corporation bisa berdiri dan berkembang pesat. Sekarang menjadi perusahan terbesar di Indonesia dan tak lupa kuucapkan untuk suamiku Adrian Aditama. Terima kasih sayang untuk semuanya, terima kasih sudah menjadi suami yang terbaik untukku selama ini, mendukungku di setiap apa yang aku lakukan sampai di titik ini dan untuk kedua orang tuaku Antonio Wijaya dan Celia Wijaya terima kasih untuk cinta dan kasih sayang kalian. Serta untuk semua keluarga besarku terima kasih berkat support kalian aku bisa menjadi seperti sekarang. Sekian dan terima kasih.” Serin menutup sambutannya dan kembali turun dari podium yang langsung disambut tangan Adrian. Serin memegang tangan Adrian dan berjalan berdampingan. Semua mata berdecak kagum akan keromantisan yang dilakukan Adrian pada Serin.
****
Michel Pov
“Kejutan apa ini. Serin adalah pemilik Blink.Corporation. Perusahan rivalku yang ingin aku singkirkan. Bagaimana aku tega menghabisi nyawa Serin, wanita yang pernah menjadi istriku. Aku benar-benar terkejut atas kebenaran ini. Serin adalah anak dari Antonio Wijaya dan pemilik Blink.corporation. Entah kenapa tiba-tiba kepalaku terasa pusing memikirkan semua ini.”
“Perasaan apa ini, saat aku melihat Serin bersama suaminya. Apa aku cemburu? Tidak mungkin lah aku sampai cemburu. Toh aku sendiri yang ngehianati dia. Tapi kenapa ada perasaan tidak rela melihat keharmonisan mereka. Tatapan cinta Serin begitu besar untuk suaminya. Serin terlihat berbeda jauh sekarang. Dengan dia saat menjadi istriku. Sekarang Serin terlihat sangat cantik dan memesona.” Michel berdecak kesal memikirkan Serin. Jika Tuhan mengizinkan, ingin sekali dia mengulang masa-masa saat bersama Serin.