"Kita putus!" Nuni meninggalkan Alex yang terdiam cukup lama seolah sedang mencerna apa yang baru saja diucapkan Nuni. "Putus? Demi apa Nuni mutusin gue?" Seakan tersadar, Alex segera mencari Nuni yang sudah menghilang dari pandangannya sejak tadi. "Alex b**o! Kenapa lo jadi ketularan lemotnya si Nuni disaat yang gak tepat sih? Begonya udah ketulang ini sih." Bel surga alias bel pulang sekolah sudah berdering. Nuni segera keluar dari kelasnya tapi ia tiba-tiba berhenti karena saat ini Alex tengah berada di depan kelasnya. "Sayang, kita harus ngomong." Alex mencoba membujuk Nuni. Nuni menatap Alex dingin, "Apa yang mau dibicarain? Gak ada. Mending sekarang lo pergi dari hadapan gue." "Gak! Aku gak akan pergi sebelum kita bicara." "Fine! Kalo gitu gue yang pergi." Nuni menghempaskan

