"Gak boleh nangis, Nun. Gaboleh! Lo kuat kok, lagian juga udah biasa. Lo pasti bisa, Nun!" 'Tapi kampretnya gue sayang, kan bangsut.' Nuni menarik nafas panjang untuk menenangkan dirinya terlebih dahulu sebelum menghampiri Alex dan Intan. "Hallo Kak Alex sama Kak Intan, lagi ngapain? Ngedate ya? Ihh serasi banget sih kalian, aku jadi iri deh," ucap Nuni ceria tapi matanya menatap mereka sinis. Alex terkejut melihat Nuni dan refleks melepaskan tangan Intan dari lengannya. "Ihh kok dilepasin sih? Jangan dong, kalian cocok kok ciyus deh. Kenapa gak pacaran aja sekalian? Eh, atau kalian udah pacaran ya makanya jalan bareng gini? Wah selamat ya gue ikut seneng," ucap Nuni ceria tapi tatapannya menatap tajam Alex. "Sayang, ini gak seperti yang kamu liat." Alex mencoba membujuk Nuni, tapi t

