Episode 20

1985 Kata

    Di dalam kamarnya Leon tengah duduk termangu di sisi ranjangnya. Pandangannya tertuju pada handphone nya yang menampakan foto Azalea secara candid yang Leon ambil secara diam-diam.  “Maafkan aku.”             Sebutir air mata luruh dari pelupuk mata Leon. Sudah lama sekali Leon tidak menangis dan ini pertama kalinya ia menangis karena wanita lain yang bukan Azzura. “Maaf karena aku melakukan ini dan menyakitimu,” gumamnya mencengkram kuat handphonenya. Ia tadi pagi mendapat pesan dari Leonna kalau Azzura berangkat pagi itu, tetapi Leon tidak menemuinya dan menghadangnya ke stasiun walau dia ingin.             “Leon! Apa sekarang loe puas, Azalea sudah pergi meninggalkan kita!” amuk Leonna tetapi gerakannya terhenti saat melihat pundak lebar Leon bergetar. “Leon,” gumamnya berjalan m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN