Rasa Nyaman

1711 Kata

Pukul Sembilan pagi, pintu depan diketuk saat Gadis baru selesai mencuci pakaian. Dia yakin kalau yang datang itu Santi, tak menyangka bahwa perempuan itu benar-benar tiba tepat waktu. Ketika pintu dibuka, Gadis mendapati Santi tersenyum lebar. Pagi ini Santi mengenakan gamis maron polos berempel. Desainnya lebih sederhana dibandingkan dengan gaun yang semalam dipakainya. Namun, bahannya sama. Satin yang lembut. Dipadu dengan kerudung cokelat muda menutupi d**a. Sangat anggun dan memesona. "Aku belikan kamu bubur ayam di kedai Indonesia dalam perjalanan menuju ke sini. Makanlah!" Gadis mengucapkan terima kasih dan menerima pemberian Santi, lalu diletakkan di meja. Dia pamit pada Santi untuk menggantung cuciannya sebentar, Namun, izin pamit itu dihalangi Santi. "Kamu sarapan saja. Abis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN