Omar menatap wajah istrinya yang masih tertidur lelap di pelukannya, setelah selesai berperang hasrat yang menggebu, hingga pukul dua pagi. Diselipkannya anak rambut yang tergerai ke balik telinga istrinya, dikecupnya lembut pipi dan bibir istrinya. Sangat bersyukur akan perjalanan panjang yang selama ini ia dan Mala lalui, akhirnya mereka dapat bersama kembali dengan status pernikahan yang sah di mata agama dan negara. Omar membetulkan selimut, menyisakan kepala saja yang tak tertutup, diusap-usapnya rambut Mala, padahal Mala sudah tertidur pulas, namun entah kenapa Omar sangat menyukai aktifitas mengusap rambut istrinya. Pekan depan Omar akan dikarantina selama sebulan, sebelum terjun langsung bekerja di gedung KEMENPORA. Omar berharap semua berjalan baik-baik saja, selama ia tak ada nan

