Kastara Abian Putra, memang pintar.
Dengan trik bohong-bohongannya mampu membuat seluruh pegawai langsung berbalik menyukaiku. Bukan hanya menyukai, tetapi mereka terlihat begitu menghormatimu sebagai pasangan dari direktur utamanya.
Mira dan Monika langsung meminta maaf padaku atas perlakuan mereka kemarin. Entah mereka benar-benar mengakui kesalahannya atau karena takut untuk dipecat. Entahlah yang jelas saat ini aku satu tingkat di atas mereka.
"Sekali lagi maaf ya, Gi," ucap Mira untuk kesekian kalinya.
Aku mengangguk lalu tertawa di dalam hati. Ah, dia enggak tahu saja kalau aku dan Pak Kastara tidak benar-benar bertunangan. Kenal saja baru sebulan masa sudah tunangan, ya enggak mungkinlah, meskipun ini hanya bohong-bohongan, tapi ternyata enak juga.
Bagaimana ya rasanya kalau jadi sungguhan, pasti rasanya jauh lebih enak.
Tuh kan, aku jadi bermimpi. Jadi tunangan bohong-bohongan saja seharusnya aku sudah bersyukur. Udah pernah punya pengalaman jadi tunangannya bos besar dan dihormati oleh para pegawai.
"Gue duluan ya, Mir. Pak Kastara ada rapat pagi ini, gue harus dampingi." Dia mengangguk lalu memundurkan dirinya, mempersilahkan aku untuk jalan.
Beberapa saat kemudian, aku masuk ke dalam ruangan Pak Kastara. Mengingatkan kembali tentang rapatnya pagi ini. "Sudah sarapan?" tanyanya saat aku baru saja masuk.
"Eh, saya?" tanyaku yang langsung mendapatkan respons anggukan kepala, "sudah, Pak. Tadi pagi, makan roti."
Pak Kastara menujuk ke arah kursi tepat dihadapannya. Dia memberikan isyarat agar aku duduk di sana. "Saya belum makan. Kamu temani saya makan," dia memberikan sekotak makanan dengan merek restoran ayam terkenal kepadaku, "makan. Setelah rapat pagi ini, saya ada urusan di luar kantor. Kamu harus mendampingi saya."
Aku hanya diam sambil terus menatap kotak makanan itu. "Dimakan, Gia," ucapnya sambil membuka kotak makan mempersilahkan aku untuk makan.
Akhirnya aku mengambil kotak makan itu lalu memakan isinya. Mata Pak Kastara tidak lepas menatap diriku saat makan, sesekali bibirnya menyunggingkan senyum. "Suka dengan menunya?" tanyanya disela-sela kegiatan makan kami.
"Suka, Pak. Terima kasih ya." Dia mengangguk lalu menyelesaikan kegiatan makannya.
Setelah kegiatan makannya selesai, dia menengak air mineral lalu kedua matanya kembali menatap ke arahku. "Besok, dari rumah enggak usah sarapan. Besok saya belikan makanan ini lagi. Kita sarapan bersama di sini."
Aku mengigit bibir dalamku berusaha menahan senyum. Ini bos baik banget sumpah. Aku jadi merasa benar-benar diistimewakan.
Beberapa saat kemudian, aku dan Pak Kastara keluar dari ruangan rapat. Kami bersama-sama menuju parkiran mobil karena saat ini langsung ada pertemuan di kantor perusahaan partner bisnis Pak Kastara.
Pak Kastara mempersilakan aku masuk lebih dahulu ke mobilnya setelah itu baru dirinya. Kami naik mobil yang sama dengan tempo dulu, supirnya pun masih sama.
"Gia," panggilnya saat kami berada ditengah-tengah perjalanan, "saya suka penampilan kamu hari ini," ucapnya tiba-tiba.
Aku merasa pipiku memanas. Memang setelah aku resmi naik jabatan, aku mempercantik lagi penampilanku. Meskipun aku enggak pakai makeup —sesuai keinginan Pak Kastara—, tetapi aku mempercantik diriku dengan baju-baju yang lebih bagus dan tentunya lebih menarik.
"Terima kasih, Pak," ucapku malu-malu.
Cerita ini sudah tersedia versi lengkap di k********a!
Bagi yang ingin baca cepat, bisa diakses di sana ya, Luv!
Terdiri dari:
- Full e-book Mr. Controller and Me (54 Part ; 181 Halaman)
- Bagian Tambahan versi podcast/audio [Eksklusif di k********a]
Hanya dengan Rp29.000 kalian bisa akses semuanya tanpa menunggu
Cara belinya:
1. Masuk ke aplikasi k********a bisa melalui web.
2. Cari nama kreator (TheDarkNight_) dan cari judul karya (Full _ E-book _ Mr. Controller and Me _ TheDarkNight_)
3. Ubah harga jika kamu ingin memberi apresiasi lebih.
4. Pilih metode pembayaran: GoPay, OVO, s****e Pay, Indomart, Alfamart, atau transfer bank.
5. Ikuti petunjuk pembayaran (lihat bagian-bagian yang menerangkan pembayaran dengan Gopay, OVO, Virtual Account BNI, dan Pembayaran QR).
6. Kembali ke laman k********a dan ke karya tadi. Pastikan kamu sudah login, ya. Kalau transaksi sudah berhasil, Karya yang sebelumnya bertuliskan "terkunci" akan ganti jadi "terbuka".