Chapter XVII

1415 Kata

Kemurkaan dan amarah Elzio semakin menjadi setiap kali informasi yang diterimanya. "Be- be begitulah perintah yang disampaikan," tutur si Prajurit tergagap setengah kehabisan napas karena Pangeran mencengkramnya kuat. "El, tenanglah ... Kau bisa membunuhnya. Lihat, wajahnya sudah pucat," bujuk Zianka, mengelus pelan pundak tegang lelaki itu. Tidak, Elzio tidak bisa tenang setelah mendapat kabar jika ayahnya sempat pingsan. Belum lagi satu-satunya paman kesayangan yang mencoba berkhianat. Dan terakhir, yang paling ia tidak suka adalah kelakuan istri ayahnya. Elzio bahkan tidak sudi menyebut Varsya sebagi ibu tiri. Sejak awal kedatangannya di istana adalah musibah. Ia sangat yakin, wanita itu juga pasti bersekutu dengan Neron. Mereka bahkan membawa Rex, ibu macam apa yang meracuni anak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN