Alegria sudah cukup tenang daripada tadi. Karena malam ini diadakan pesta. Alegria mengenakan pakaian seperti gadis Desa biasanya. Tak lupa Deon juga menghias rambut Alegria yang dikepang menggunakan mutiara. Alegria terlihat sangat menawan bahkan dalam balutan baju biasa. Kini ia ikut keluar merayakan pesta. Api unggun yang sangat besar sudah dibuat. Beberapa gadis dan pemuda bahkan orangtua juga ikut menari bersama. Beberapa pria menawarinya menatapnya. Meskipun mengenakan baju biasa, karena Alegria yang memakainya baju itu terlihat sangat mahal. Ziel mengulurkan tangannya mengajak Alegria menari. Alegria menerimanya karena rasanya tidak sopan menolak tawaran dari seorang pria terlebih Ziel adalah teman dekatnya. Mereka menari bersama. Deon hanya bisa menatapnya cemburu. Sementara Vior

