BAB 84

1074 Kata

Ervin menatap lady didepannya yang memperkenalkan dirinya sebagai Deby. Gadis itu tersenyum manis. Ervin mengembalikan bunga dan sapu tangan pemberiannya. Tentu saja Deby menahan kekesalannya dengan tersenyum. Ervin mempermalukannya dengan mengembalikan sapu tangannya. Ervin berdiri dan menatap perempuan di depannya. “Saya tidak tau, jika istana ini bisa dimasuki oleh sembarang orang.” kata Ervin yang kemudian pergi meninggalkan Deby sendirian. Deby menggenggam sapu tangannya kesal. “Yang Mulia, bukankah anda keterlaluan mengembalikan sapu tangan saya begitu saja?” cetus Deby. Ervin menoleh. Lady itu memasang wajah sedih. “Bukan urusan saya!” jawabnya dingin. Ervin tidak ingin menjaga sopan santun disaat hatinya sedang terluka. Alangkah baiknya ia mencari tau siapa itu lady sh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN