"Pasti Ali yang membaca pesan ini." "Astaga Syah. Apa yang udah kamu perbuat. Kamu bahkan lupa mengembalikan cincin dari Musa. Dan sekarang, gara-gara cincin ini. Ali pergi." "Bodoh! Bodoh! Bodohhh!" ujar Aisyah sambil memukul-mukul kepalanya. Kemudian, ia menarik cincin yang melingkar di jari manisnya itu dengan sekuat tenaga. Cincin itu sudah membuat Ali pergi. Ia benci cincin itu. Pokoknya ia akan mengembalikan cincin itu pada Musa. Ia menyesal! Dan sangat menyesal! Telah menerima cincin itu. Andai waktu bisa diputar atau dibeli, ia pasti akan melakukannya. Berapapun biayanya akan ia korbankan. Asal pesan ini tak terbaca oleh Ali. Aisyah meluapkan emosinya lagi. Tangannya meremas-remas dengan kuat batal yang ada di pangkuannya. Ia benar-benar geram pada dirinya sendiri. Ia kesal, ke

