Adam sudah terbangun dari tidurnya, atau lebih tepatnya Raja tersebut tidak benar-benar tertidur ketika Sagiso mempersilahkannya untuk beristirahat tadi. Masih terlalu banyak yang ia pikirkan, bahkan ia tidak bisa melakukan Telepathy nya pada Raas karena pikirannya yang kacau saat ini. Adam hanya bisa merebahkan dirinya di atas ranjang Istana Kerajaan Hanakamizuki tanpa bisa memejamkan matanya. Ia terus menatapi langit-langit kamar tersebut. Tok… Tok… Tok… Suara ketukan pintu itu mampu membuat Adam segera bangkit dari posisinya dan membuka pintu kamar itu tanpa menjawab terlebih dahulu, membuat seseorang yang mengetuknya tersebut terkejut mendapati pintu langsung terbuka. “Ah… R-Raja!” Adam melihat pelayan yang mengetuk pintunya tersebut sangat terkejut. “Ada apa?” Tanya Adam pada pela

