Elsa merubah posisinya menjadi menghadap ke arah pasangan itu. Dan tepat saat itu netranya tanpa sengaja bersinggungan dengan mantan calon suami tersebut. Elsa tertegun, tetapi dengan cepat dia memutuskan pandangan mereka. Pria itu sedikit mengernyit, tetapi segera teralihkan oleh sang istri. “Elsa, ini sepertinya bagus,” ucap Ara menunjuk sebuah jam dengan tali berwarna putih. “Tolong ambilkan yang ini ya, Mbak,” ucap Ara pada si karyawan toko. Karyawan tersebut pun langsung mengambil jam tangan yang Ara tunjuk. Ara langsung mencobanya di tangan Elsa. “Eh? Kenapa dicoba kepadaku?” protes wanita ini. Ara tersenyum kecil di sana. “Aku akan membelikanmu satu jam tangan. Anggap saja hadiah pertemanan kita,” jelas Ara. “Eh, tidak usah, Ara. Aku tidak begitu suka mengoleksi jam tangan,”

