Bagian 41

2406 Kata

Di sinilah Ray sekarang. Rumah Ara. Sudah beberapa hari tak mengunjungi rumah ini membuatnya merindukan tempat itu. Ray langsung menuju kamar Ara. Ini masih belum jam wanita itu pulang, jadi Ray bisa bebas mencari benang itu. Aroma Ara bisa Ray rasakan di sana, dia merindukan wanita itu juga. Tapi sayang, dia hanya mampu melihatnya dari jauh. Ray membuka laci di dekat tempat tidur. Benang itu kecil, mungkin dia cukup susah mencarinya. “Di mana dia menyimpannya?” gumam pemuda ini. Karena tak menemukannya di laci, maka Ray berpindah ke lemari. Mencari benang sekecil itu pastinya sulit. Dia merutuki Lorenzo sekarang. Kenapa temannya itu tak memberitahunya sejak awal. Jika begini jadinya maka dia yang susah sendiri. Jujur, Ray tak ingin membuat dirinya terikat dengan Ara. Dia tak ingin m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN