Gara-Gara Cherry

1032 Kata

Seika mendorong pintu yang berada di hadapannya dengan pelan setelah mendengar seruan masuk dari dalam. Mulut Seika sontak menganga lebar ketika memasuki ruangan sang pemilik perusahaan yang didominasi cat berwarna lime tersebut. Ada sebuah sofa berwarna cokelat tua di pojok ruangan. Sepertinya pemilik perusahaan sengaja menyediakan sofa tersebut untuk menerima klien atau tamu penting. Seika sontak menunduk ketika menangkap siluet seorang laki-laki yang duduk di balik meja direktur. Entah kenapa dia mendadak gugup saat ingin memberikan kopi yang dibawanya pada lelaki itu. "Silahkan diminum, Pak ...." Seika menggantungkan kalimatnya karena dia tidak tahu siapa nama pemilik perusahaan tempatnya bekerja. Devan pun mengalihkan perhatian dari berkas yang ada di tangannya lalu menatap gadis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN