"Untuk apa juga aku pusing-pusing mikirin orang lain?" Seika mengangkat kedua bahunya ke atas lantas memperhatikan kelas Cherry. Tidak lama kemudian anak perempuan yang sejak tadi dia tunggu keluar dari kelas. "Cherry!" teriak Seika sambil melambaikan tangannya ke atas. Kedua bola mata Cherry sontak membesar melihat Seika sedang melambaikan tangan ke arahnya. Gadis kecil itu merasa sangat bahagia karena dijemput mamanya sekolah seperti teman-temannya. "Mama!" teriak Cherry sambil berlari kecil menghampiri Seika. Seika pun merentangkan kedua tangannya lebar-lebar lantas menarik tubuh Cherry ke dalam dekapan. Ada perasaan bahagia yang sulit dia jelaskan ketika tubuh mungil Cherry berada di dalam dekapannya. Entah kenapa Seika merasa sangat menyayangi Cherry meskipun anak itu bukan da

