Insiden Kacang Almond

1121 Kata

"Lima menit lagi?!" Seika sibuk mencerna perkataan Devan hingga tidak menyadari kalau lelaki itu sudah menutup teleponnya. Seika terhenyak ketiks melihat jam yang menempel di dinding kamarnya. Jarum panjang menunjuk angka lima, sedangkan jarum pendek berada di antara angka tujuh dan delapan. Ternyata sekarang jam setengah delapan kurang empat menit. Seika tidak menyadari sudah menghabiskan waktu satu menit hanya untuk memikirkan ucapan Devan. Dia pun cepat-cepat bersiap-siap untuk menyambut kedatangan lelaki itu. "Kenapa Pak Devan mendadak banget sih, bilangnya kalau mau datang ke sini?" Seika mengeringkan rambutnya dengan cepat. Setelah itu memakai bedak dan lip tin berwarna natural agar wajahnya tidak terlihat pucat. Tidak lama kemudian terdengar suara mobil yang memasuki halaman

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN