Bab 59. Menyesakkan

1088 Kata

Mobil pick up berhenti tepat di depan rumah sore itu. Udara di luar terasa berat dan lembab, seolah turut berduka atas kehilangan yang baru saja menimpa mereka. Winona melangkah pelan keluar dari pintu mobil, dituntun oleh Abimanyu dengan hati-hati. Tubuhnya tampak begitu rapuh dengan wajah pucat dan mata yang sembab. Di ruang tamu, tampak Rara berdiri dengan wajah datar, tanpa secuil pun rasa bersalah yang terpancar. Abimanyu merangkul bahu istrinya, berusaha menuntun langkahnya agar tetap kuat. Namun, Winona berhenti begitu pandangannya bertemu dengan sosok Rara. Mata Winona menatap tajam, sedingin mata pisau yang baru diasah. "Puas kamu sekarang?" Suaranya serak, namun penuh dengan amarah yang ditahan. "Kamu sudah membuat aku kehilangan anakku. Anak kami." Rara menatap balik tanp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN