BAB 46

954 Kata

"Bu, terima kasih Ibu sudah merawat Raya selama ini. Memberikan Raya kenyaman di panti ini. Saya minta maaf baru datang sekarang." Ibu Ima tersenyum sambil membalas Zio yang memegang tangannya. "Tidak apa-apa, Nak Zio. Ibu sudah menganggap Raya seperti anak Ibu sendiri. Lagipula, Raya sangat membantu sekali di panti ini." Zio yang berlutut di depan Bu Ima yang sedang duduk itu mendongak untuk menatap wanita paruh baya seumuran maminya ini. "Menginaplah malam ini. Masih ada satu kamar kosong di panti ini. Nanti bisa Nak Zio dan Nak Vino tempati, dan Nak Hana bisa bisa tidur dengan Raya," ujar Bu Ima lagi. "Nggak usah, Bu. Saya sama Hana pamit pulang aja. Soalnya besok kerja. Besok sore nanti kami ke sini lagi," ujar Vino yang duduk di depan Ibu Ima dan Bu Nur. Vino dan Hana sudah mence

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN