Zio bergerak untuk memeluk Raya tanpa ragu lagi. Tak sungkan juga untuk ia menangis. Zio benar-benar bahagia karena telah menemukan Raya, ia juga takut jika Raya akan pergi lagi darinya. "Jangan tinggalin Kakak lagi, Sayang," bisik Zio ditelinga Raya. Gadis itu hanya diam dipelukannya, namun bahunya bergetar. "Kakak minta maaf, Sayang, Kakak udah lupain kamu. Sekarang Kakak udah inget semuanya. Tentang kamu, tentang kita. Semuanya, Sayang." Raya melepaskan pelukannya lalu menatap Zio dengan berkaca-kaca. "Benarkah?" Zio tersenyum dan mengangguk. Ia mengusap pipi Raya yang basah. "Kakak nggak jadi menikah dengan Kelly, Kakak maunya nikah sama kamu. Tolong jangan tinggalin Kakak, Sayang." Raya cukup terkejut oleh pengakuan Zio bahwa pria itu tidak jadi menikah dengan Kelly. Ada perasa

