Bab 48. Tidak Takut

1319 Kata

Erik berteriak akibat sutu pukulan itu. Langkahnya mundur ke belakang, hidungnya terasa sakit. Dia tidak menyangka Evelyn akan memukulnya karena selama ini Evelyn hanya diam ketika mereka mencibir dirinya. Lagi pula, apakah yang dia katakan salah? “Beraninya kau memukul aku, Evelyn?” “Aku tidak saja berani memukulmu, Erik. Sekali lagi kau menganggap aku sebagai jal*ng maka aku akan merobek mulutmu itu. Jangan kau pikir aku tidak bisa melakukannya. Aku akan melakukannya sekalipun di depan ayahku!” Dia tidak akan semarah itu jika bukan karena Erik ingin tidur dengannya. Dia tidak akan membeli seorang g*golo seandainya pernikahan itu bukan direncanakan ibu Erik yang jahat. Semua gara-gara mereka tapi apakah dia menyesalinya? Tidak, dia tidak menyesal sama sekali karena dia mendapatkan Ch

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN