Bab 11 Akad

1388 Kata
Episode ini spesial hari pernikahan Lea dan Zavir, mari kondangan bareng ya.... Canda * * jangan lupa pencet tombol bintang atau love ya.... Dan follow akun aku ya.... Happy reading guys... Akhirnya hari ini tiba juga, hari yang sangat di nanti oleh seorang Muhammad Zavir Lahase, dimana hari ini adalah hari bahagianya. Zavir sudah siap dengan gamis putih, sorban, serta hiasan kepala ala pangeran Arab. Bibirnya terus mengucapkan kalimat sholawat agar tidak grogi. Selain mengucapkan kalimat sholawat dia juga menghafalkan ucapan ijab qobulnya nanti. Jam menunjukkan pukul 09:00 Wita, artinya 1 jam lagi acara akan di mulai. Semua keluarga sudah berkumpul dan bersiap di rumah Zavir. Tok... Tok... "Vir... Sudah siap sayang" . Ucap mamanya. "Sudah ma" . "Kalau begitu ayo turun ke bawah, semua keluarga sudah menunggu, siap berangkat ke hotel". Iya ma... Sambil berjalan dan membuka pintu. " Ma sya Allah tampan sekali anak mami ini, tidak tersa sudah mau menikah". ucap rahma terharu. "mami jangan sedih dong" kan anaknya mau menyempurnakan ibadahnya, masak di tangisi, seharusnya bahagia". " ini namanya terlalu bahagia makanya sampai menangis. Setelah turun, Zavir dan keluarga besarnya menuju ke hotel. ** Jika bagi Zavir ini adalah hari bahagianya, tidak begitu dengan lea. Dari semalam Lea tidak bisa tidur. Setelah semalaman bercerita dan bermain bersama para sahabatnya, semuanya tertidur pukul 1. Setelah melihat sahabatnya tertidur lea mencoba menghubungi ardi, karena sampai saat ini ardi belum ada kabar. Setelah mencoba berkali-kali tetap tidak bisa, akhirnya lea tertidur pukul 2 pagi dan terbangun pukul 6. Sebenarnya Lea masih merasa mengantuk, tapi jam 7 pagi dia harus mulai di makeup. Setelah selesai mandi lea turun ke ruang make up di dekat tempat Akad akan di laksanakan. Setelah kurang lebih 2 jam, Lea sudah selesai make up, lea terlihat sangat cantik dengan Make up yang soft, dengan memakai kebaya putih panjang dengan rok batik, dan memakai hijab dengan aksesoris adat jawa modern. Tok... Tok... Lea... " iya masuk aja" ucap Lea. "Ma sya Allah" cantik sekali harimku ini, ucap rani. Iya le... kamu beda banget, sangat cantik, puji adel. "kalian juga cantik semua". Ucap lea samvil tersenyum. "siapa dulu yang make over" ucap nita menyombongkan diri. Setelah itu mereka berfoto dan selfi dengan canda tawa. Ya.... Ini adalah senyuman bahagia dari lea jika bersama para sahabatnya. Ketika bersama mereka lea bisa melupakan sejenak hatinya yang gelisah sejak semalam, karena tidak bisa menghubungi ardi dan merasa menghianati ardi. Tok... Tok.... Adel berjalan membukakan pintu. "oh tante.... Masuk tan. Nisa berjalan memasuki ruangan" Ma sya Allah cantiknya anak mama" puji nisa yang merasa kagum dengan kecantikan putrinya. Oh ya... Kamu sudah sarapan?. "sudah kok ma, tadi ada staff yang baw kesini. " Oh ya... Kalian sudah sarapan semua? "sudah kok tan, tadi sebelum nyamperin Lea" ucap ana. Jangan sampai ada yang belum sarapan loh ya... Nanti kalau sakit, tante yang gak enak sama orang tia kalian, nanti di kiranya tante gak ngurusin kalian, ucap nisa sambil tersenyum. Semuanya tertawa bersama. "oh ya kalau gitu mami keluar dulu, soalnya keluarga Zavir sudah hampir sampai. Nanti saat sudah selesai ijab Qobul kalian gandeng temani lea keluar ya.... " siap tan" jawab serentak. Setelah itu Nisa keluar dari ruang rias dan melangkah ke ballroom hotel untuk menyambut keluarga Zavir. Sampai akhirnya terdengar ucapan : Ya... Muhammad Zavir Lahase bin H. Haryo Lahase,Ankahtuka wazawwajtuka makhtubataka binti Azalea putri herlambang alal mahri majmueat min adawat alsalaat w alfan w thamaniat eashar yuru haalan. Zavir langsung membalas dengan tarikan satu nafas ".Qobiltu nikahaha wa tazwijaha bil mahril madzkur haalan". Sah.... Ramai ucapan dari keluarga yang ada. "Alhamdulillah" dan di lanjut dengan doa nikah. Lea hanya menyaksikan itu dari layar handphone, setelah melihat bacaan do'a selesai. Lea mulai berjalan menuju ruangan di mana akad di langsungkan dengan di gandeng oleh nita dan ana yang berada di sampingnya dan di susul dengan rani dan adel di belakangnya. Semua keluarga memandang ke arah di mana lea bersama sahabatnya, mereka semua terlihat cantik dengan memakai gamis berwarna putih senada dengan warna kebaya Lea". Setelah sampai, lea duduk di samping Zavir untuk tanda tangan buku nikah. Kemudian Lea memakaikan Cincin ke jari manis Zavir sebelah kanan, setelah itu mencium tangan Zavir dengan taat serta tangan kiri Zavir berada di atas kepalanya. Kemudian giliran Zavir yang memakaikan cincin berlian ke jari manis tangan Lea, setelah itu mencium kening lea sedikit lama. Deg... Rasanya seperti ada sengatan listrik ke tubuh lea, karena ini pertama kalinya ada pria yang mencium lea selain keluarganya. Setelah itu Lea dan Zavir meminta restu kepada kedua orang tua dan seluruh keluarga yang hadir. Setelah Acara akad selesai. Lea memasuki kamar, dengan sudah berganti pakaian. karena masih ada beberapa jam untuk bisa istirahat sebelum acara resepsi. Setelah beberapa menit kemudian... Zavir memasuki kamar dengan memanggil lea tapi tidak ada jawaban. Ternyata lea sedang berdiri dengan menatap ke arah jendela dengan pemandangan laut teluk palu. Setelah menemukan keberadaan lea, Zavir berjalan dan langsung memeluk Lea dari belakang dan berbisik " lagi nglamunin apa sih istriku". Dengan meletakkan kepalanya di pundak lea. Seketika lea kaget, menyadari bahwa ada yang memeluknya dari belakang, dan ternyata itu Zavir. "kak Zavir ngapain sih?" sambil mencoba melepaskan pelukan Zavir. Tapi bukanya lepas Zavir semakin mempererat pelukanya. "kak lepasin". Ucap lea memohon karna tidak bisa melepas pelukan Zavir. "bukanya udah halal ya, masak gak boleh sih meluk istri sendiri, menolak permintaan suami itu dosa lho le... Mendengar ucapan Zavir lea baru sadar kalau 2 jam yang lalu dia sudah sah menjadi istri Zavir. " biarkan begini sebentar aja ya le... Kakak kangen sama kamu, dan ini rasanya sangat nyaman. Boleh kan?. Tapi... Lea belum... "Kakak tau, kamu belum bisa menerima kakak sepenuhnya, kakak juga tidak akan memaksa kamu, biarkan berjalan perlahan. Tapi bolehkan kakak meminta hal-hal yang kecil?". Hal kecil apa?. Lea tidak mengerti dengan hal kecil yang di maksud oleh Zavir. Zavir tidak menjawab pertanyaan lea, dia hanya melepaskan pelukanya dan berjalan menuju sisi ranjang." sini le, temani kakak tidur, kakak ngantuk". Sambil menepuk sisi ranjang di sampingnya. "ha"... Lea terkejut, dan hanya diam berdiri. Melihat itu, zavir tersenyum. Udah duduk sini aja, tenang saja, kakak tidak akan melakukan sesuatu yang aneh. Mendengar itu lea mulai melangkah ke arah ranjang dan duduk di sisi ranjang lainya. Zavir langsung menggenggam tangan lea dan menaruhnya di atas d**a bidangnya, dan tertidur. Zavir memang sangat mengantuk karena semalam tidak bisa tidur karena grogi. Lea terkejut melihat sikap Zavir, tapi kenapa ya... Rasanya nyaman, tidak seperti biasanya yang membuat badan Lea terasa panas jika Ardi atau Zavir memegang tangannya sebelumnya. "Apa karena sudah halal?" Ucap lea dalam hati, sambil memandang wajah Zavir yang tenang ketika tertidur. Tidak terasa lea juga merasa mengantuk, kemudian ikut tertidur di samping Zavir, dengan posisi tangan masih di genggam Zavir, karena Saat ingin Melepaskan Zavir langsung mengeratkan genggamanya, akhirnya lea membiarkanya. *** Tok... Tok.. Mendengar ada yang mengetok pintu, Zavir langsung membuka mata, melihat di sampingnya ada lea yang masih tertidur lelap, Zavir segera bergegas bangun dengan meletakkan tangan lea perlahan agar lea tidak terbangun dan segera berjalan membukakan pintu dengan rambut yang berantakan, dan mata yang belum terbuka sempurna. Ceklek...bunyi handle pintu terbuka. "ma..."ucap Zavir dengan nada serak khas bangun tidur. "Loh... Kok masih baru bangun tidur, Lea mana? sudah mandi! ...ucap Nisa di balik pintu". Zavir tersenyum. Hehe... Belum ma,masih tidur. "Asstagfirullah hal Adzim. Cepet bangunin suruh mandi, dan turun ke ruang rias, soalnya ini udah jam setengah 5. Ucap nisa". " iya ma... " bilangin jangan lama-lama ". " oke ma". Setelah itu Nisa pergi, dan Zavir menutup pintu kembali, melangkah menuju tempat di mana istrinya tertidur. "lea... Sayang... ayo bangu udah sore.. Sambil menepuk lengan lea pelan. Dengan berat hati, lea membuka matanya, udah jam berapa?. " Jam 5:30". Ha.... Lea kaget dan langsung terbangun. Dia langsung berjalan mengambil handuk, baju ganti, dan langsung masuk ke kamar mandi. Zavir tertawa melihat tingkah lea, yang bangun terkejut karena telat bangun. Lea... Lea kamu sangat menggemaskan.ucap Zavir sambil tersenyum. Setelah beberapa menit, lea keluar kamar mandi dengan sudah menggunakan pakaian lengkap. "kakak kok baru bangunin lea dari tadi sih?". Ucapnya menggerutu. " kakak juga baru bangun karena mama ketok pintu.". Ha...mama kesini? "iya... Soalnya udah jam setengah 5 kamu belum turun ke tempat rias. Jadi, mama kesini. Yaudah kalau gitu aku turun dulu, kakak juga cepetan mandi ... " iya sayang... Lea langsung keluar kamar, dan Zavir juga segera mandi.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN