Bab 7 Seminar

1604 Kata
Oke... Selamat membaca "happy reading guys". Setelah membantu memasak, Lea langsung mandi, dan memakai skincare rutinitasnya yaitu body lotion, pelembab wajah, dan bibir, sunscreen, bedak tipis, liptint dan parfum aroma mawar. Hari ini dia menggunakan blouse warna peach dan rok warna abu-abu senada dengan warna hijabnya, sepatu kets putih dan tote bag warna pink yang ber isi, dompet, hp, pena, note book kecil, Serta tiket masuk seminar. Setelah selesai ber siap-siap lea turun dari kamar ke meja makan untuk sarapan, setelah selesai sarapan lea langsung pamit kepada mama, papa dan kakeknya sambil mencium pungung tangan mereka. Karena jam sudah menunjukan pukul 07:30 dan seminar di mulai pukul 08:00. Dan jarak rumahnya ke kampus sekitar 15-20 menit tergantung macet apa gaknya. "Le nanti habis pulang seminar langsung pulang loh ya.... Soalnya nanti sore fitting baju nikah kamu, ucap mamanya". "Iya ma". "mb... andre anterin aja ya.... Mau pinjem motor soalnya motor andre masih di bengkel. Ucap Andre adik lea". "emangngnya kamu mau kemana? terus nanti mb pulangnya gimana?". "mau ke rumah temen bentar ada urusan tentang pondok. (andre sekolah di pondok, dan saat ini sedang liburan sekolah, dan di rumah ada acara, jadi sama mama dan papanya di suruh pulang). nanti aku jemput lah mb, gak usah khawatir. " yaudah kalau gitu ayo, nanti mb telat. " ndre kalau bonceng mb kamu jangan ngebut-ngebuat loh, ingat mb kamu udah mau nikah". Ucap kakeknya. "iya kek. Kalau gitu Lea sama Andre pamit berangkat dulu,.Assalamualaikum... Ucap andre dan Lea. Waalaikumsalam...serentak mama, papa, dan kakeknya. *** Saat dalam perjalanan Andre membuka suara, mb.... " Iya, kenapa? ". " mb lea seriusan mau nikah? ". Tanya Andre karna dia juga kaget waktu di beri tahu oleh mamanya kalau mb.nya akan menikah, dan yang membuatnya kaget orang itu bukanlah pacar lea. "maksud kamu apa sih dek... Bukanya sudah jelas ya kalau minggu besok mb nikah". Jawab Lea yang bingung dengan pertanyaan adeknya. "emangnya mb lea udah putusin Mas Ardi?". "Belum" sambil menghela nafas panjang. " kok belum sih, emangnya mb mau dua-duanya?". Tanya andre yang kesal dengan jawaban lea, karna andre dekat banget sama Ardi walaupun hanya bertemu beberapakali ketemu, ketika andre main ke surabaya. tapi mereka sering chat-chatan dan bahkan video call.an ketika ada urusan yang berkaitan dengan komputer karna walaupun ardi kuliah kedokteran dia juga jago IT. " ya enggak lah.... Sambil memukul pundak andre karena kesal". "kalau enggak kenapa mb lea belum putusin? Mb masih cinta ya sama Mas Ardi? ". "kalau di tanya masih cinta, masih... Tapi mb belum mutusin Mas Ardi karena dia masih ujian dan praktek belum bisa di hubungi." dan mb juga gak mau ngebuat fikiranya kacau. Apalagi kita LDR. " Terus kalau masih cinta sama mas ardi kenapa nikah sama orang lain? ". Sebenarnya andre tau tapi dia ingin mendengar penjelasan dari kakaknya. " Lea terdiam sejenak. udah anak kecil gak usah kepo sama urusan orang gede, belajar aja yang rajin". "aku juga bukan anak kecil lagi, buktinya tinggian aku daripada mb, ucap andre mengejek. " ye.... Ucap lea kesal karna andre selalu mengejek tinggi badan, sebenarnya Lea juga gak pendek-pendek banget tinggi badanya 160 hanya saja adeknya yang terlalu over tinggi, masih kelas 1SMA aja tingginya udah 165,tapi kurus kering, hehe.... Ejek Lea dalam hati. Tidak terasa sudah sampai kampus. Lea turun dari motor dan membuka helmnya. Nanti jangan lupa jemput aku. Iya bawel.... Nanti tinggal WA aja. Oke... Da... Sambil melambaikan tanganya. ** Ruangan seminar ada di aula kampus dan itu tidak jauh dari gerbang masuk kampus. Lea mengambil ponselnya dari dalam tas yang sejak tadi berbunyi dan jam menunjukkan pukul 08:25.ternyata chat dari para sahabatnya. Rani: kamu di mana? Adel : iya le.... Cepet masuk udah mau di mulai. Ana : cepet masuk le... Kita udah cariin kamu tempat duduk di barisan ke-4 dari depan. Lea kemudian buru-buru masuk ke dalam dan mengisi tanda tangan. Kemudian dia mencari teman-temanya. Ruangan Aula tidak terlalu penuh karna ini hari minggu dan setelah ujian UAS. jadi, banyak yang tidak ikut dan memilih untuk liburan dan refleshing. jika sabtu atau tidak habis UAS pasti akan lebih banyak, karna mahasiswa disini termasuk sangat aktif dalam hal seminar, yang penting ada sertifikat. Hehe.. Setelah mencari- cari dan berjalan menuju barisan depan, akhirnya menemukan para sahabatnya. Aduh .. Le kok tumben kamu hampir telat, biasanya juga paling cepet. Ucap nita " Masih ada urusan di rumah".setelah lima menit, pembawa Acara mulai membuka rangkaian acara. Dan saatnya pemateri memasuki Aula.... Lea kaget saat melihat siapa pemateri tersebut, dia adalah seseorang yang di kenalanya. Dan itu juga membuat para sahabatnya kaget.... Le... Lea itu bukanya... Saudara tampan kamu. ucap rani di samping lea sambil menepuk tangan Lea. Lea hanya terdiam, tidak menyangka dengan apa yang di lihatnya. Le... Kamu kok tidak bilang sih le kalau Rajal tampan itu pembicaranya,. Sahut Adel... Dan banyak desisan para mahasiswi yang mengatakan bahwa pematerinya tampan. "Aku juga gak tau". "emangnya kamu tadi gak berangkat bareng le?" Ucap ana memastikan". "enggak, aku tadi di antar sama andreas" "oh... Andreas udah pulang dari pondok". "iya... Dia lagi libur sekolahnya, dan tadi malam kan ada acara jadi di suruh pulang sama mama, tapi besok balik pondok lagi, pulang lagi kalau mendekati hari H. Ucap lea lirih. " jadinya kamu gak tau sama sekali kalau dia jadi pemateri". Lea hanya menggeleng saja. Lea duduk di tengah-tengah ana dan rani, disampingnya ada adel dan nita. Lea memang tak tahu banyak tentang Zavir karna dia jarang bertanya tentang Zavir, hanya akan berbicara dan menjawab ketika Zavir yang bertanya. Di atas podium Zavir memandangi tempat duduk barisan mahasiswi untuk mencari seorang wanita yang di rindukanya, padahal semalam sudah bertemu, tapi sudah rindu aja Zavir. Hehe.. Setelah mencari, akhirnya dia beradu tatap dengan wanitanya itu duduk di barisan no. 4 bersama para sahabatnya. ** Setelah acara pembukaan selesai, maka masuk ke acara inti seminar, kalau begitu kami persilahan pak Zavir untuk memperkenalkan diri dan memulai untuk memberikan materi. "ucap Moderator" "Assalamualaikum wr.wb" ucap Zavir. "Waalaikumsalam wr.wb.ucap serentak mahasiswa dalam aula. " Perkenalkan nama saya Muhammad Zavir Lahase, saya Lulusan Oxford University, S1 jurusan Manajemen dan Bisnis dan S2 Hukum. Saya kelahiran palu, Asli keturunan suku kaili mix Arab. hanya saja sejak SMA saya tinggal di Jakarta dan setelah lulus mendapatkan beasiswa di Oxford University. Orang tua saya kembali ke Palu 2 tahun yang Lalu. Dan saya juga ikut kembali ke Palu, karna saya merasa saat inj palu telah berkembang dengan pesat, sejak 1 tahun itu saya membuka usaha sendiri dan Alhamdulillah sudah mempunyai beberapa usaha........ Setelah selesai memberikan Materi selama kurang lebih hampir 30 menit. Akhirnya sesi tanya jawab. 5 pertanyaan di awal semua sudah di jawab oleh Zavir terkait dengan tema seminar, dan akhirnya ada 1 pertanyaan extra, bebas mau bertanya apa. Dan ada mahasiswi yang langsung angkat tangan, sebelum moderator selesai bicara. akhirnya mahasiswi itu di persilahkan bertanya. "Assalamualaikum pak saya Safira Anggraini dari jurusan Penyiaran ingin bertanya." Pak Zavir adalan pria yang tampan, pintar, dan juga sukses. Apa pak Zavir mempunyai kekasih? Ucapnya dengan antusias. Semua bersorak mendengar pertanyaan itu, karena dengan pd.nya dia bertanya hal yang pribadi, dia dikenal sebagai gadis yang tidak tahu malu, selalu bicara terus terang tanpa berfikir. "bagaimana pak, sepertinya ini sedikit pribadi, apa tidak perlu di jawab, ucap moderator berbicara kepada Zavir lirih". Tidak maslah. Oke saya apresiasi atas keberanian anda bertanya, walaupun ini sedikit privasi, saya akan menjawabnya karena saya tadi sudah mengatakan akan menjawab semua pertanyaan sebisa mungkin. " Saya sudah bertunangan dan minggu depan akan menikah". Ucap Zavir. Semua bersorak... Hei diam kalian itu tidak perlu mengejek, saya tau pasti di sini banyak juga para mahasiswi yang penasaran hanya saja, tidak berani bertanya. Ucapnya menyombongkan diri. "Kalau begitu selamat pak semoga lancar sampai hari H, pasti wanita itu sangat beruntung mendapatkan pak Zavir. Ucap Safira". " Terimakasih atas doanya. Tapi saya merasa saya yang beruntung mendapatkanya, karena dia gadis impian saya" ucap Zavir sambil tersenyum dan melirik ke arah Azalea". Apa gadis itu ada di sini pak, karena sepertinya anda sedang mengatakan kepadanya. Ucap safira. Zavir hanya terdiam. Dan moderator langsung mengambil alih. Oke baiklah sepertinya harus berhenti karena sudah siang dan sepertinya sudah mulai melenceng dari tema. Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pak Zavir yang sudah menyempatkan hadir di sela - sela kesibukanya dan telah memberikan begitu banyak ilmu dan motivasinya kepada kita semua, semoga ilmunya dapat bermanfaat bagi kita semua, dan mohon maaf sebesar-besarnya atas perkataan atau perbuatan yang kerang berkenan di hati bapak. Saya selaku moderator harap undur diri dan acara kita pada siang ini akan di tutup dengan doa.... Salam pemuda milenial.... Salam sukses... Selamat menikmati fasilitas dari kami, sertifikasi bisa di ambil di depan dan bisa untuk berfoto di foto booth. ** Setelah acara selesai semua mahasiswa keluar dan mengambil sertifikat dan berfoto. Lea dan para sahabatnya tetap duduk menunggu antrian sepi. Ciye... Goda ana ke Lea sambil menenggol alengan lea. "apaan sih an..".lirih lea " Lea.... Kamu kok gak bilang sih kalau saudara kamu sudah punya tunangan... Kan aku jadi patah hati, ucap adel dengan wajah kesal". Lea mengatakan pada sahabatnya bahwa Zavir itu saudara jauhnya yang baru datang, agar temanya tidak banyak bertanya, dan setelah kejadian itu, setiap setelah selesai ujian Lea langsung pulang dulu, mengatakan banyak alasan. agar tidak terlihat oleh sahabatnya lagikalau di antar jemput Zavir. "kan kamu gak tanya del" ucap Lea cuek. "ya tapi kan... Rengek adel "sudah... Sudah ayo kalian mau foto dan pulang apa gak? Udah di tunggu tuh sama anak-anak. Cowok dia ajak foto bareng. Ucap ana". Rani dan nita hanya menggeleng kepala melihat tingkah adel dan Lea. Terima kasih guy untuk yang sudah baca... Semoga suka. Jangan lupa pencet love ya...
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN