Bab 50

2016 Kata

"Vivi mana?" Alis Bara berkerut tajam mendengar pertanyaan itu. Baru beberapa menit yang lalu Revan keluar dari ruang kerjanya sekarang sudah kembali lagi, dan menanyakan istrinya. Pertanyaan yang sangat tidak sopan menurutnya. Untuk apa Revan menanyakan Vivi? "Astaga, lu bengong aja!" Revan mengusap wajah Bara gemas. Bukannya menjawab pertanyaannya, pria itu justru menatapnya dengan alis berkerut tajam dan sinar mata penuh kecurigaan. "Gue nggak bakalan macam-macam sama istri lu. Gue tau diri!" "Terus ngapain lu nanya-nanya gue?" tanya Bara kesal. "Bara, sobat bucin sama posesif gue." Revan duduk di sebelah Bara, berbicara lirih padanya. "Di luar sana ada Reina yang maksa buat ketemu sama lu. Dia juga ngaku-ngaku pacar lu di depan Dina." Mata Bara melebar sedetik. Astaga! Sungguh,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN