Bab 49

2030 Kata

Reina tahu dia benar-benar nekat menghampiri Bara ke rumahnya. Ini sudah kali ketiga satpam penjaga komplek menolak kehadirannya. Pria paruh baya itu tetap tidak mengizinkannya masuk meski dengan imbalan apa pun. Ia tidak bisa disuap. Sialan! Reina mengepal, memutar mobilnya menjauhi komplek perumahan itu. Wajahnya memerah antara malu dan marah. Satpam itu sangat kurang ajar, apa salahnya membiarkannya masuk sebentar saja. Toh, dia tidak akan berbuat onar atau apa pun itu yang namanya mengganggu kedamaian. Dia hanya akan memberikan amplop berisi foto-foto ini saja pada Bara kemudian meninggalkannya. Sudah dia katakan, bukan, kalau akan mengalah untuk saat ini. Dia akan menunggu dengan sabar Bara yang akan datang padanya atas keinginan pria itu sendiri. Sekali lagi Reina memukul setir kua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN