Bab 47

2038 Kata

Gadis berusia dua puluh satu tahun itu menatap takut-takut pada pria di depannya. Tatapan dingin dan menusuk dari pria itu berhasil mengintimidasinya. Tak pernah dia ditatap sedemikian rupa sebelumnya, hanya bos di kafe tempatnya bekerja saja. Dia memang kerap kali melihat pria ini tapi tak pernah berbicara padanya. Selain tak berani, pria ini juga terlihat sangat sibuk dan tak tersentuh. Dia tidak berani walau hanya sekedar menyapa. "Kamu benar mau pinjam uang segitu?" Suara lembut perempuan cantik yang duduk di atas meja pria dingin itu membuat Dina sedikit lega. Perempuan itu mungkin seusia dengannya, atau bisa saja lebih muda. Wajahnya sangat cantik, suaranya juga lembut, sangat kentara kalau dia perempuan penyayang. Dina mengangguk gugup menjawab pertanyaan perempuan itu. "I-iya,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN