Rencana Bara untuk tetap di rumah selama seminggu berikutnya tidak terkabul. Hari keempat kepulangan Vivi, istrinya itu memaksanya untuk ke kafe gara-gara Revan menghubungi. Ada sesuatu yang tak bisa Revan pecahkan sendirian, oleh sebab itu Revan menghubunginya. Padahal Revan hanya ingin meminta pendapat, tapi Vivi memaksa untuk pergi. Sialnya ia terbujuk, mau menuruti setelah Vivi mengatakan akan ikut ke kafe bersamanya. Ini adalah sesuatu yang langka, tak mudah mengajak Vivi keluar rumah, dulu. Baru kali ini Vivi meminta untuk ikut bersamanya, sebelumnya tidak pernah. Diajak pun Vivi pasti akan menolak dengan berbagai macam alasan. "Kamu masih belum siap, Hon?" tanya Vivi dengan alis berkerut melihat suaminya yang masih berdiri di depan cermin dan belum berpakaian. Bara seolah memperto

