ibu yuda

1043 Kata
sepulang dari Bu bekti.vina menyuruh sopirnya melajukan mobilnya menuju rumahnya.sesampainya di rumah dia belum melihat mobil anak semata wayangnya. "pa Udin,Yuda belum pulang dari sekolah?"tanyanya pada satpam rumahnya "sudah nyonya,tapi tadi berangkat lagi setelah mengganti seragamnya"sahut pa Udin "hmm anak itu selalu saja keluyuran ga jelas..pulang sekolah langsung pergi lagi dan pulang selalu malam"guman vina dengan kesal lalu vina menelpon Yuda,setelah deringan ketiga baru ada jawaban "assalamualaikum mah" "waalaikumsallam,Yuda kamu di mana nak.ko pulang sekolah bukannya istirahat malah keluyuran" "he he iya mah maaf,tadi Siska minta di antar jalan ke mall.aku tadi pulang dulu untuk ganti seragam" "hmm di pikiranmu hanya pacaran melulu.ga serius belajar..pulang sekarang mamah mau pergi ke London selama 4 hari,kamu ga mau ketemu Ama mamah dulu?"kata vina "lho ko ngedadak mah.mamah ga bilang dari kemarin" "mamah lupa nak,papahmu yang mau nganter mamah ke bandara.kamu mau antar mamah ga?" "maaf ya mah takut ga ke buru soalnya kalau pulang ke rumah takutnya mamah da pergi ke bandara..nanti aja pas mamah pulang.aku janji aku akan jemput mamah ya "bujuk Yuda "ya sudah..kalau kamu sibuk.hati2 di rumah selama mamah pergi jangan keluyuran Mulu,lagian kalau pulang pun kamu pasti bawa anak itu kesini..bisa ilang mood mamah"jawab vina agak ketus .dia memang tak terlalu menyukai Siska yang sok kaya itu.dan menurutnya Siska membawa pengaruh buruk pada anaknya.nilai Yuda yang selalu pas Pasan di sekolah.tidak ada waktu untuk belajar karena waktunya habis digunakan untuk pacaran dan menuruti keinginan di antar sana sini sama gadis manja itu "mah..ja"Yuda tak meneruskan kata2 nya karena ibunya telah menutup telpon sepihak "hhhh"Yuda menghela napas panjang dia merasa bersalah pada mamanya,tapi rasa cintanya pada Siska lebih besar dari rasa bersalah pada mamanya " yank gimana bajunya?bagus ga?"pertanyaan Siska membuyarkan lamunannya "eh apa yank maaf ga kedengeran"jawab Yuda "kamu gimana sih yank ko malah ngelamun"kata Siska agak cemberut "ga yank, barusan mamah nelpon katanya dia mau ke London sore ini.kalau ga keberatan kita nyusul aja ke bandara ya yank.mudah2 an keburu"pinta Yuda sama Siska "ga ah yank, Tante Vina kalau ketemu aku suka ketus mulu" "maklumin aja yank.mamah tuh sebenarnya baik,cuman mungkin dia agak kecewa karena aku lebih perhatian Ama kamu" "ya wajar dong yank kalau cowok perhatian ma ceweknya..mau kalau aku manjanya Ama cowok lain?"sungut Siska "jangan bilang gitu dong yank.aku sayang banget sama kamu.maafin kata kataku barusan ya"bujuk Yuda "ok kali ini ku maafkan" jawab Siska "nah gitu dong.sekarang senyum yang cantik ya yank"bujuk Yuda Siska tersenyum dan bergumam dalam hati"Tante Vina..Tante ga bisa merebut Yuda dariku..kalau Tante terus bersikap dingin padaku.jangan salahkan aku bila suatu hari Yuda akan meninggalkan Tante"senyum kemenangan Siska tersungging di bibirnya karena Yuda lebih memilih dirinya ketimbang mamahnya 4 hari kemudian... untuk menebus rasa bersalah pada mamahnya,Yuda menjemput mamahnya ke bandara,kebetulan hari ini hari Minggu jadi libur sekolah.setelah menunggu kurang lebih satu jam pesawat dari London sampai dengan selamat di bandara internasional tsb. "mah" panggil Yuda ketika melihat sosok ibunya.Vina menoleh ke arah suara anaknya dan menghampirinya"eh Yud,tumben bisa jemput mamah biasanya hari Minggu begini kamu sibuk jalan jalan sama pacarmu" sindir Vina pada anaknya "duh mah masih ngambek ya?kan Yuda udah janji mau jemput mamah.lagian Siska pun hari ini ada acara keluarga di rumah neneknya jadi dia ga bisa bepergian"jawab Yuda dengan tak enak hati "oh pantes kamu ada waktu" sahut Vina Yuda pura pura tak mendengar..dia tahu selama ini dia lebih mementingkan Siska ketimbang mamahna.ada rasa bersalah di hati Yuda pada mamahnya,tapi harus gimana lagi dia cinta mati pada Siska di tambah papahnya yang mendukung 100%hubungannya dengan siska...papa Yuda dan papa Siska adalah teman baik sekaligus patner bisnis Yuda dan mamahnya masuk ke dalam mobil,di perjalanan tidak ada pembicaraan.yuda yang mengira mamahnya masih marah padanya tak berani bertanya apapun sedang Vina asik dengan lamunannya tentang seraut wajah yang selama 4 hari itu terus mengganggu pikirannya..ya Anita..gadis yang di temui nya di rumah Bu Bekti..yang entah mengapa dirinya yakin bahwa gadis cantik dan sederhana itu ada hubungan dengan seorang perempuan di masa lalunya yang selalu membantunya.mengangkat derajatnya seperti saat ini,sekaligus cinta pertama dari suaminya jaya Kusuma Hadi "tidak mungkin!!Anita bukan putri ana Bu bekti bilang ibunya Anita bernama Lia dan dia seorang buruh cuci..ana anak satu satunya seorang konglomerat yang hartanya tak akan habis tujuh turunan tidak mungkin buruh cuci itu adalah ana" "ana di mana kamu?aku ingin bertemu denganmu..pertemuan denganmu adalah kebahagiaan sekaligus ketakutan terbesarku..aku takut kebencian mas jaya masih sama seperti saat kamu memutuskan menikah dengan Andi.akulah yang paling tahu sedalam apa luka hatinya padamu ana"pikiran vina di penuhi dengan memori masa lalu tentang cinta bertepuk sebelah tangan laki laki yang saat ini berstatus sebagai suaminya pada sahabat terbaiknya Andriana Liasty wijayakusuma.seorang wanita cantik,periang,kaya dan baik hati tapi ana lebih mencintai Andi tetangga apartemen yang di sewa ana saat kuliah dulu..sebenarnya jaya dan Andi tak pernah bertemu.walaupun ana sudah beberapa kali ingin mengenalkan jaya yang dianggap sahabatnya pada Andi tapi jaya selalu tidak mau "mah,apa semua baik baik saja?"pertanyaan Yuda anaknya membuyarkan lamunan Vina "eh iya nak,semua baik baik saja"jawab Vina agak gugup "tapi aku lihat mamah dari tadi melamun saja dan tak banyak bicara,aku pikir mamah masih kesal padaku.maafkan Yuda ya mah kalau Yuda ada salah" kata Yuda memohon "mamah hanya lelah saja nak,oh ya papahmu kenapa ga ikut jemput?" Vina mengalihkan pembicaraan "tadi papah mau pergi bareng aku tapi keburu datang tamu.papah ga enak meninggalkan tamunya"jawab Yuda "tamu siapa nak" "seorang anggota DPR mah,kolega baru papah.katanya ingin silaturahmi aja ke rumah" "ooh"jawab Vina singkat suaminya adalah salah satu pengusaha paling sukses di ibu kota jadi wajar kalau hari libur seperti ini selalu ada orang orang penting yang datang kerumahnya hanya sekedar silaturahmi katanya...atau lebih tepatnya ingin semakin dekat dengan suaminya entah untuk dukungan atau apapun alasannya sesampai di rumah tamu yang di maksud Yuda sudah ga ada. vina menemui suaminya yang sedang santai di halaman belakang"eh mah udah sampai.maaf ya papah tadi ga bisa jemput mamah.habis ada tamu mah"suaminya meminta maaf "ga apa apa pah..sekarang tamunya sudah pulang ya?" "sudah barusan.tadinya istri pa Ridwan ingin bertemu dengan mamah.tapi keburu ada telpon penting jadi mereka pamit pulang mungkin lain waktu mamah bisa bertemu dengan istri pa Ridwan dan jadi teman dekat"sahut suaminya Vina hanya tersenyum karena dia tahu selama ini orang2 kaya itu mendekati keluarganya karena ada apanya bukan apa adanya baginya yang benar benar tulus menjadi temannya hanyalah ana
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN