"Apa! Raisya hamil?" Suara teriakan Keana di sebrang sana membuat Kelvin dan Raisya sedikit menjauhkan ponselnya yang ada di depannya. Ya. Kini Kelvin dan Raisya sedang duduk berdua di atas ranjang. Kelvin memutuskan untuk menghubungi mamanya. Memberitahu bahwa menantunya itu tengah mengandung anaknya. Atau cucunya. Kelvin sudah menebak bagaimana reaksi mamanya itu. Dan ternyata benar. Mamanya akan terkejut. Dia tau kalau mamanya pasti sangat senang karena akan segera menjadi seorang nenek. "Iya mah. Raisya hamil anak aku. Cucu mama." Kelvin terlihat bersemangat sekali saat memberitahu ini pada mamanya. "Beneran Raisya hamil? Mana Raisya Vin, mama mau ngomong sama dia." Kelvin menyerahkan ponsel itu pada istrinya. "Halo ma." "Halo Raisya. Kamu beneran hamil nak?" Tanya Keana dengan a

