"Jadi kamu tunangan sama Bu Nina sejak kelas 1 SMA?" "Hem." "Karena di jodohin?" "Hem." "Kalian saling cinta?" "Rambut kamu wangi banget yang. Abis keramas ya?" Bukannya menjawab, Kelvin justru mendengus dan mencium rambut Raisya, membuat Raisya semakin gemas saja. Sekarang mereka tengah berbaring dengan selimut tebal menutupi tubuh telanjang mereka. "Vin, aku tanya serius. Kamu ih." Raisya setengah kesal. Dia sedikit menjauhkan kepalanya dari Kelvin agar ia tidak mendengus menciumi rambutnya. "Iya sayang." "Kenapa kalian putus?" Tanya Raisya dengan serius. "Hem?" "Kelvin, kamu itu ya, ham hem ham hem muluk. Kapan jawabnya?" "Dia selingkuh." "Selingkuh?" "Ya. Dulu aku sama Nina emang udah dijodohin sama orang tua kita. Dan hubungan kita udah terjalin selama setengah tahun

