"Cak, gebetan lo udah berangkat tuh." "Siapa?" "Raisya." Cakra yang tadinya masih sibuk dengan ponselnya, kini mendengar nama Raisya langsung mengalihkan perhatiannya, matanya menyipit. Raisya sudah berangkat? Dia tersenyum "Dimana dia?" "Tuh lagi jalan bareng sama Kelvin." Senyum Cakra hilang, sudut bibirnya terangkat, dia tersenyum sinis. Kemudian bergegas menemui Raisya. "Kel, kenapa semua orang ngelihatin aku kayak gitu si? Penampilan aku ada yang salah kah?" "Mereka cuma iri karena kamu tambah cantik sekarang yang." Raisya mencubit pinggang Kelvin "Pagi-pagi udah gombal ih, yang bener dong, aku risih tau nggak." "Aku nggak gombal yang, emang kamu tambah cantik. Dan kamu makin...." Kelvin mendekatkan bibirnya ke telinga Raisya, dia berbisik dengan s*****l "Seksi..." Raisya

