"Mama? Ngapain kesini?" Setelah sekian menit mereka saling diam, Kelvin akhirnya membuka suara. "Maaf kalo mama ganggu kalian, mama cuma mau ambil ponsel mama kok." Kintan berjalan ke arah nakas di samping ranjang lalu mengambil ponselnya yang tergeletak disana. Dia melirik Raisya sebentar, anak itu terlihat sedang menundukkan kepalanya. Kintan tersenyum tipis, anaknya pasti merasa malu. Lalu beralih ke arah Kelvin yang juga sedang menatapnya dengan muka datarnya seolah tidak terjadi apa-apa. "Udah kan ma?" "Udah. Mama keluar dulu." Kintan berjalan keluar, namun sebelum dia menutup pintu Kintan berkata "Kamu jangan macem-macem dulu Vin, Raisya bahkan baru ngelahirin anak kamu tiga minggu yang lalu." Setelah mengatakan itu pintu sudah tertutup rapat. Setelah dirasa mamanya sudah keluar

