Seberapa Pantas

3022 Kata

“Kamu tunggu di sini saja, saya yang masuk sendiri.” Pintanya pada asisten sekaligus sopirnya. Hamish segera keluar dari mobil. Gedung latihan itu masih memiliki situasi yang sangat akrab bagi Hamish Benedict Lais. Namun, ada rasa canggung yang terselip di dadanya saat ia melangkah melewati pintu depan. Ia tahu sendiri dari Alyan, jika di sinilah tempat di mana Satya membangun kembali hidupnya setelah Hamish memecatnya dengan cara yang paling tidak terhormat beberapa waktu lalu. Alyan berterus terang mendukung murid kesayangannya. Awalnya Hamish pun ikut mendiaminya, sampai akhirnya ia ingat kisah awal cinta Alyan dan kakak sepupunya, Fay. Juga setelah berhari-hari dihujani masukan dari Lea, desakan blak-blakan dari Fay, hingga nasihat bijak yang menyentuh dari Ayah Kaflin dan Bunda Am

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN