Yang Sudah Berlalu [2]

2507 Kata

Hamish menatap serius bukti pesan singkat yang dikirim dari nomor tidak dikenali, oleh Satya. Mereka sedang duduk diruang kerjanya. “Papi akan telepon Harsa, meminta bantuannya untuk mencari tahu nomor ini! Tidak bisa dibiarkan! Apa tujuannya meneror putriku begini?!" Hamish sudah bersiap dengan ponselnya, saat Satya segera memberitahu “aku sudah bicara pada Harsa hari itu juga, lalu kemarin kami bertemu, Papi.” Kening Hamish mengernyit, “sudah? Kamu langsung ambil tindakan?” “Maaf kalau aku mendahului Papi.” “Bukan begitu, malah bagus! Inisiatif kamu tepat, Sat.” Hamish tidak tersinggung, justru senang Satya sudah mengambil tindakan lebih dulu. “Lalu bagaimana hasilnya?” Satya meneruskan yang sudah disampaikan oleh Harsa, Hamish bisa saja juga menelepon Harsa untuk mendengar lan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN