“Dia ... tidak mungkin melakukannya,” tepis Niall, tak percaya setelah mendengar alasan keberadaan Arjuna di apartemennya dalam keadaan lapar dan kehilangan mobil. Tidak mungkin? Salah. Justru ini adalah hal yang paling mungkin dilakukan Dewi Kekacauan itu. Seharusnya Arjuna sudah bisa menebaknya. “Lalu, kau pikir aku kemari naik taksi karena apa? Aku kehilangan mobilku,” ucap Arjuna kesal sembari menjejalkan roti tawar yang besok kadaluarsa ke mulutnya. Setidaknya, ia tidak akan mati kelaparan. Niall ternganga. “Tapi ... kenapa Kirana melakukannya?” “Kami bertengkar,” jawab Arjuna datar. “Kau membuatnya marah,” tuduh Niall. “Tidak, ayo kita koreksi. Wanita itu yang memulai.” Enak saja Niall menuduh Arjuna. Sudah jelas jika ada masalah, wanita itu yang memulai. Dia selalu menc

