Extra 2

1153 Kata

"Buka pakaianmu." "Ya?" "Kau tidak punya telinga?" "Aku-" "Atau ada yang tidak kau mengerti dari ucapanku?"           Verena harusnya tidak terkejut, mengingat pria yang baru saja menikah denganya itu adalah pria yang bahkan tidak membiarkan satu malampun ranjangnya tanpa kehangatan wanita.  Menelan ludah susah payah, Verena  menatap pria yang tampak tenang bersandar di kepala ranjang dengan bathrobe longgar tanpa apapun dibaliknya. "Aku mengerti."    Verena menarik nafasnya dalam dalam, jemarinya yang gemetar tanpa ia sadari mulai membuka kancing piyama biru gelap yang membungkus tubuhnya. Verena mungkin bukan lagi remaja polos yang akan memerah karna melakukan hal seperti ini pertama kali, tapi tatapan tajam pria yang tidak menunjukkan emosi berarti diwajah tampan itu membuat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN