Extra 3

1292 Kata

**                           Nero tahu, ia sangat tampan. Terlalu tampan hingga membuat siapapun yang melangkah melewatinya tidak akan ragu kembali menoleh untuk menikmati maha karya luar biasa diwajahnya. Nero juga tahu jika tatapan yang menghujamnya sejak turun dari mobil diparkiran bukan untuk dirinya, melebarkan senyumannya Nero melangkah dengan dagu terangkat mendorong troly disepanjang rak tinggi di toko swalayan. "Baa~"      Nero menatap mahluk mungil yang terikat dengan nyaman didadanya, terkikik menggemaskan saat tatapannya beradu dengan Nero. "Paman Nelo?" "Iya, Naina Sayang?"     Nero kini beralih menatap gadis mungil yang duduk dengan putuh diatas keranjang troly, wajahnya merona malu saat menunjuk tumpukal gummy bear disalah satu rak terdekatnya. "Naina mau, boleh?"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN