Tekad Marvel untuk menjadikan malamnya sebagai milik Nindy seorang tidak berjalan semulus yang dibayangkan. Bahkan hingga saat ini, saat mereka berdua duduk berhadapan di kedai es kelapa langganan Marvel, saat beberapa gangguan memang tak dapat terhindarkan. Contohnya saja, Nindy yang sejak tadi tak henti-hentinya mengangkat telepon dari abangnya. Entah apa saja yang mereka bicarakan, namun yang jelas hal demikian tidak memberikan kesempatan sama sekali bagi Marvel untuk dapat berbincang-bincang dengan cewek cantik itu. Dan efek dari hal tersebut adalah Marvel yang merasa terabaikan. Dengan demikian, ponsel miliknyalah yang dijadikan sebagai pelarian. Dilihatnaya belasan panggilan tak terjawab dari keempat ceweknya yang kemudian ditelepon balik salah satu diantaranya. Marvel pun akhirny

