"Tell me more about you! Gue pengen tau lebih banyak tentang lo," pinta Marvel yang telah memasang telinga lebar-lebar. Walau rasa enggan tak kunjung hilang, namun sedikit demi sedikit cewek itu akhirnya menceritakan kisah hidupnya pada Marvel. Dan sejak itulah mereka mulai mengobrol juga saling berbagi cerita tentang apa saja yang ada di benak mereka. Sekolah, keluarga, teman-teman dan hal-hal sepele lainnya bisa menjadi topik pembicaraan mereka. Bicara, mendengarkan, bahkan tertawa mereka lakukan secara bergantian atau terkadang bersama-sama. Dengan begitu banyak hal yang mereka lakukan, juga begitu banyak cerita yang Nindy bagikan secara terang-terangan, perlahan Marvel mengetahui sifat asli Nindy. Nindy yang kini lebih terbuka, Nindy yang tak perlu lagi memakai topeng di hadapanny

