Mr. Sultan, guru Bahasa Inggris yang mengisi jam terakhir di kelas Nindy baru saja keluar ketika Marvel menghampirinya. Dengan tas ransel yang hanya dikaitkan di satu pundaknya, cowok itu lantas duduk di atas meja yang ada di hadapan Nindy. Dari posisinya itu, dipandanginya sang pemilik meja yang kini tengah memasukkan semua alat tulisnya ke dalam tas selempang warna khaki miliknya. Tanpa menghiraukan tatapan dari Marvel, juga tanpa mengucapkan sepatah kata pun, cewek itu bangkit berdiri, berniat untuk segera berlalu. Namun tangan Marvel yang mencengkeram sebelah lengannya, membuat niatan itu tak berjalan sesuai rencana. "Gue perlu ngomong bentar sama lo, bisa kan?" "Ngomong apaan? Gue mau pulang!" kata Nindy tegas. "Gue udah tau siapa lo sebenarnya," jawab Marvel dengan bangganya. "Gu

