[33] Jam Dua Malam

1518 Kata

Gerbang kompleks perumahan Griya Mandiri. Di situlah posisi Galang saat ini. Ira telah diantarnya kembali ke rumah, dan saat ini dirinya benar-benar tak tahu harus ke mana. "Telfon gue ya, kalo udah ada perkembangan atau lo perlu gue buat ngelakuin apa aja... gue bisa kok!" Itulah pesan terakhir Ira sebelum Galang pergi. Pesan yang diucapkan dengan hati yang amat sangat tidak ikhlas. Bahkan Galang harus mengerahkan tenaga ekstra untuk membujuk cewek itu agar tetap di rumah dan tak ikut bersamanya. Keluar dari area perumahan Ira, Galang hanya mengendarai motornya tanpa arah dan tujuan. Ia terus berusaha membujuk hati dan pikirannya untuk berhenti mengkhawatirkan Nindy. Ia tak henti untuk berusaha berpikir positif bahwa adiknya itu hanya pergi sejenak untuk belanja atau jalan-jalan dan aka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN