Chapter 32

1586 Kata

-Jika kita telah jatuh cinta pada seseorang, hal-hal kecil dalam dirinya pun menjadi menarik.-       Semburat merah timbul di wajah Cassie. Entah mengapa akhir-akhir ini ia jadi sering merasakan desiran aneh dalam dirinya ketika bersama dengan Brandon. Pria itu kini ada di sampingnya, menggenggam tangannya sambil menjilati es potong yang mereka beli barusan. Membuat pikirannya jauh melayang ke awan-awan.     Cassie memandangi pria di sampingnya ini. Ia tersenyum sambil merasakan jantungnya yang kian berdebar kencang. Brandon menyadari senyuman malu-malu Cassie lalu menoleh ke arahnya dengan tatapan bingung.     “Apa ada yang lucu di wajahku?” tanyanya polos.     Cassie terkekeh.     “Tidak. Aku tidak habis pikir ternyata anak laki-laki gendut, jelek, bodoh dan manja itu ada di sampin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN