Chapter 29

1841 Kata

-Tanpa attitude yang baik maka penampilan sebaik apapun tidak berguna di hadapan calon pasangan kita.-       “Aku merindukanmu,” suara bariton Nico terdengar dari cuping Cassie. Deru nafas Nico membuat bulu kuduk Cassie meremang. Ia tidak boleh membiarkan kejadian ini berlangsung lama. Ia tidak ingin Nico tersiksa dengan perasaannya yang bertepuk sebelah tangan.     Cassie mengurai pelukan Nico.     “Nico, hentikan.”     “Ah, maaf,” kata Nico seraya mengurai pelukannya. Ia menatap lekat gadis di hadapannya.     “Tapi aku sungguh merindukanmu.”     Cassie terdiam. Ia tidak tahu harus mengatakan apa lagi pada Nico. Ia jelas-jelas tahu bahwa Cassie tidak akan mungkin membalas cintanya tapi ia tetap menyimpan perasaannya tanpa mau melepasnya.     Cassie tersenyum kecut. Nico menghela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN