Chapter 28

1853 Kata

-Pasangan kita memang ditentukan oleh takdir Tuhan, namun pencarian dan proses untuk menggenapi takdir itu adalah tanggung jawab kita.-       Brandon membalikkan badannya.     “Ternyata kau…” kata Cassie sambil membawa selembar kertas dengan gambar anak-anak di atasnya. Brandon memandangnya dengan kebingungan. Cassie tiba-tiba memeluk Brandon.     “Si Gendut, teman masa kecilku.” Brandon masih membatu. Ia tidak tahu apa yang harus ia katakan.     Cassie mengurai pelukannya dari Brandon. Ia mencubit kedua pipi Brandon dan pria itu meringis kesakitan lalu menepis tangan Cassie.     “Hentikan itu, pipiku sudah tidak segembul dulu lagi.”     “Aku masih tidak percaya ternyata kau si gendut itu. Ngomong-ngomong apa yang sudah terjadi sejak kau pergi ke Indonesia waktu itu? Bagaimana bisa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN