93. We've Tried Our Best

2014 Kata

Berjalan pelan keluar toilet hotel sembari berpegangan pada dinding. Baru saja ia memuntahkan hampir seluruh isi perut dan sekarang, tubuhnya terasa lemas. Entah apa yang terjadi di dalam perutnya sehingga ia mengeluarkan makanan yang sebelumnya menjadi kesukaan. Mungkin bayinya tidak suka, itu yang Azel pikirkan. Tapi, itu sangat melelahkan. Ceklek. "Bu," Nando langsung membantu Azel berjalan dengan memapahnya kembali ke lobi hotel untuk menunggu Zavier. "Nando, bisa tolong bawain saya teh gak? Kepala saya agak pusing," pinta Azel. Nando mengangguk patuh, "Kalau begitu Ibu Azel tunggu di sini sebentar, saya akan tanya ke staff." "Oh okay, makasih ya," ucap Azel. Nando pun berlalu setelah membantu Azel kembali duduk di sofa lobi dan berusaha untuk membuat dirinya nyaman. Ia mengedark

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN