"Halo, Clarkku!" Hati Zavier seakan disentil hingga merasa jengkel sendiri mendengar sapaan yang Azel lontarkan. Pantas saja istrinya itu sangat tidak sabar ingin segera pergi keluar dan mengajaknya makan di salah satu restoran, ternyata ada alasan terselubung untuk hal itu. Clark yang sedang duduk sembari bermain ponsel langsung berdiri dan menyambut Azel dengan sebuah uluran tangan. Ya, dia harus membiasakan diri untuk tidak menyambut kedatangan Azel dengan sebuah pelukan. "Finally, you are here." Ucap Clark. Kemudian beralih pada Zavier dan mengulurkan tangan kepadanya, "Bisa gak kita lupain hal-hal buruk yang pernah terjadi sebelumnya? Let's move on," "Sure." Ucap Zavier. Clark tersenyum, lalu mempersilakan keduanya untuk duduk. Zavier menarikan kursi untuk Azel duduki, tepat di

